SingArena —

NIKI Rilis Cover Natal 'Merry Christmas Darling', Sinyal Pindah ke Mercury Records?

By SingArena Editorial · · Music News

NIKI Rilis Cover Natal 'Merry Christmas Darling', Sinyal Pindah ke Mercury Records?
White House photo by Knudsen, Robert L. / Wikimedia Commons (Public domain)

NIKI merilis cover lagu Natal klasik 'Merry Christmas Darling' untuk Spotify Singles Holiday. Nama Mercury Records di kredit rilisan ini langsung memicu spekulasi soal statusnya di 88rising.

Kabar yang Bikin Fans Heboh

Jagat maya musik Indonesia kembali dihebohkan dengan langkah terbaru dari solois kebanggaan, NIKI. Penyanyi bernama asli Niki Zefanya ini baru saja merilis sebuah cover dari lagu Natal klasik milik The Carpenters yang berjudul Merry Christmas Darling. Lagu ini dirilis secara khusus untuk program Spotify Singles Holiday, menjadikannya teman yang pas untuk mengisi playlist liburan akhir tahun kamu. Suara lembut dan khas NIKI memang sepertinya selalu berhasil membawa nuansa hangat, termasuk saat ia menyanyikan lagu bertema Natal.

Namun, yang membuat rilisan ini jadi sorotan bukan sekadar keindahan aransemennya. Netizen Indonesia yang terkenal jeli langsung menemukan sebuah detail kecil di kredit lagu yang ada di Spotify. Pada rilisan terbaru ini, tercantum nama Mercury Records, yang dikenal sebagai salah satu divisi di bawah naungan UMG Recordings. Nama tersebut muncul sebagai pemegang lisensi eksklusif untuk lagu ini.

Kontras dengan Identitas NIKI Bareng 88rising

Kemunculan nama Mercury Records atau UMG ini tentu saja langsung menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, sejak awal karier profesionalnya, NIKI sudah sangat identik dengan label 88rising. Sejak merilis EP debutnya yang ikonis, Zephyr, pada 2018 silam, hingga album terbarunya yang bertajuk Buzz, NIKI tercatat sebagai salah satu artis andalan di bawah naungan label yang berbasis di Amerika Serikat tersebut.

Kontras inilah yang kemudian memicu gelombang spekulasi di kalangan penggemar. Banyak yang bertanya-tanya apakah ini merupakan sinyal bahwa NIKI telah resmi meninggalkan 88rising dan bergabung dengan rumah baru di bawah naungan Universal Music Group. Ataukah ini hanyalah proyek khusus untuk musim liburan yang memang melibatkan lisensi dari pihak lain? Sampai saat ini, baik pihak NIKI maupun 88rising belum memberikan pernyataan resmi apa pun terkait status kontrak mereka.

Jejak Karier yang Terus Menanjak

Untuk memahami mengapa spekulasi ini begitu besar, kita perlu melihat kembali perjalanan karier NIKI. Perempuan kelahiran Jakarta, 24 Januari 1999 ini memang bukan nama baru di industri musik. Ia tumbuh besar dengan mendengarkan musik R&B era 90-an seperti Destiny's Child dan Aaliyah, yang kemudian sangat memengaruhi gaya bermusiknya. Sebelum terjun ke industri profesional, NIKI sudah dikenal lewat cover dan lagu orisinal di YouTube, yang mengantarkannya pada perhatian Rich Brian.

Brian, yang mendengar karyanya di YouTube, kemudian mengontaknya langsung dan mengundangnya untuk bergabung dengan 88rising. Sejak saat itu, karier NIKI melesat. Ia merilis serangkaian lagu seperti Polaroid Boy dan Anaheim secara independen sebelum akhirnya merilis See U Never dan I Like U di bawah naungan label tersebut. EP debutnya, Zephyr, dirilis pada 23 Mei 2018, disusul EP kedua berjudul Wanna Take This Downtown? pada 2019 yang melahirkan singel hit Lowkey.

Pencapaian NIKI pun tak main-main. Ia tercatat sebagai artis Indonesia paling populer di Spotify dengan lebih dari 4,6 miliar pemutaran. Ia juga menjadi artis Indonesia pertama yang masuk ke dalam Top 15 Global di Spotify berdasarkan jumlah pendengar bulanan, dengan angka mencapai 22,8 juta pendengar. Prestasi lainnya adalah ketika ia menjadi penyanyi perempuan Indonesia pertama yang meraih sertifikasi emas dari RIAA berkat singel Every Summertime, yang terjual lebih dari 500.000 unit di Amerika Serikat.

Spekulasi yang Wajar

Melihat rekam jejak sebesar itu, wajar saja jika penggemar sangat memperhatikan setiap detail dari rilisan baru NIKI. Kemunculan nama Mercury Records bisa jadi merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan, atau bisa juga menjadi tanda awal dari babak baru dalam kariernya. Di industri musik global, kolaborasi atau perpindahan label memang sering kali dimulai dari proyek-proyek kecil seperti rilisan musiman.

Namun, kita juga tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa ini adalah tanda kepindahan permanen. Rilisan untuk program khusus seperti Spotify Singles Holiday terkadang memang melibatkan label lain karena kesepakatan lisensi yang berbeda dari rilisan album reguler. Hingga ada pernyataan resmi, semua kemungkinan masih terbuka.

Yang jelas, NIKI telah membuktikan bahwa ia adalah salah satu musisi Indonesia dengan daya tarik global yang luar biasa. Cover Merry Christmas Darling ini bisa dinikmati sebagai bagian dari perayaan akhir tahun, sekaligus menjadi pengingat akan kualitas vokal dan musikalitasnya yang terus mengundang decak kagum. Kita tunggu saja kelanjutan cerita dari sang R&B Princess ini.

Tags: NIKI, 88rising, Mercury Records, Musik Indonesia, Spotify Singles, ID MUSIC