SingArena —

Isyana Sarasvati dan St Loco Jadi Pembuka Konser Avenged Sevenfold di JIS, Dipilih Langsung oleh Band

By SingArena Editorial · · Music News

Isyana Sarasvati dan St Loco dipercaya membuka konser Avenged Sevenfold di Jakarta International Stadium pada 10 Oktober 2026. Menariknya, keduanya dipilih langsung oleh personel Avenged Sevenfold, dan tiket konser ini sudah sold out.

Kejutan di Panggung Metal: Isyana Sarasvati dan St Loco Dipilih Avenged Sevenfold

Konser Avenged Sevenfold di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 10 Oktober 2026, dipastikan akan menjadi salah satu agenda musik paling dinanti tahun ini. Bukan hanya karena band heavy metal asal California itu kembali ke Indonesia untuk keenam kalinya, tetapi juga karena panggung mereka akan dibuka oleh dua nama yang mungkin tidak selalu diasosiasikan dengan genre metal: Isyana Sarasvati dan grup musik St Loco.

Yang membuat penampilan ini istimewa adalah proses pemilihannya. Promotor Ravel Entertainment mengungkapkan melalui media sosial bahwa Isyana dan St Loco bukan sekadar artis pendukung yang ditunjuk promotor, melainkan diminta langsung oleh personel Avenged Sevenfold. "Secara pribadi (Isyana dan St. Loco) diminta Avenged Sevenfold untuk tampil bersama mereka," tulis promotor dalam unggahannya. Pernyataan ini langsung memicu rasa penasaran publik, terutama mengingat latar belakang musik Isyana yang selama ini dikenal luas sebagai penyanyi pop dan multi-genre, bukan sebagai artis metal.

Dari Panggung Klasik ke Panggung Metal: Perjalanan Musik Isyana Sarasvati

Keputusan Avenged Sevenfold memilih Isyana Sarasvati bukan tanpa alasan. Sejak awal kariernya, Isyana memang dikenal sebagai musisi dengan latar belakang akademis yang kuat. Ia merupakan lulusan Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura, dan Royal College of Music, Britania Raya. Sebelum dikenal sebagai penyanyi pop, Isyana lebih dulu terjun di dunia musik klasik sebagai solois dan resitalis. Bahkan, pada usia 15 tahun ia sudah meraih prestasi sebagai komponis terbaik melalui karyanya yang berjudul "Wings of Your Shadow", yang terpilih sebagai komposisi terbaik dalam International Junior Concert dan membawanya tampil di Bunkamura Hall, Tokyo, Jepang, pada 2008.

Perjalanan kariernya di industri musik Indonesia dimulai pada 2014 ketika ia bergabung dengan Sony Music Indonesia dan merilis single "Keep Being You" (2014) serta "Tetap Dalam Jiwa" (2015). Sejak itu, Isyana telah merilis lima album yang mendapat respons positif di pasaran. Ia juga tercatat sebagai pendiri Redrose Records dan telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Best Asian Artist Indonesia 2016 dan Best Composer of the Year 2017 dari MAMA (Mnet Asian Music Awards), serta masuk dalam daftar 30 Under 30 Asia 2020 versi Forbes.

Perubahan warna musik Isyana semakin terlihat pada album ketiganya, LEXICON, yang dirilis pada 29 November 2019. Album tersebut menandai pergeseran dari pop dan R&B ke arah neo-klasikal dan rok progresif, sebuah arah yang kemudian ia lanjutkan pada album keempatnya, ISYANA. Fleksibilitas genre inilah yang mungkin membuat Avenged Sevenfold tertarik menggandengnya untuk membuka konser mereka.

St Loco: Nama yang Tak Asing di Panggung Musik Indonesia

Selain Isyana, nama St Loco juga disebutkan dalam pengumuman promotor. Grup musik ini dijadwalkan tampil lebih dulu untuk memanaskan panggung sebelum Isyana naik. Meski demikian, informasi mengenai formasi dan karya St Loco tidak dijelaskan secara rinci dalam pemberitaan. Yang pasti, kehadiran mereka di panggung JIS menjadi bagian dari rangkaian acara yang dikurasi langsung oleh Avenged Sevenfold. Menarik untuk melihat bagaimana St Loco akan membangun energi awal bagi penonton yang mayoritas datang untuk menikmati musik metal.

Avenged Sevenfold di Indonesia: Kunjungan Keenam dan Tiket Sold Out

Konser bertajuk Avenged Sevenfold Live in Indonesia ini menjadi kunjungan keenam band yang digawangi M Shadows dkk. ke Indonesia. Sepanjang karier mereka, Avenged Sevenfold memang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, dan setiap kedatangan mereka selalu dinanti. Tiket konser ini dijual dengan harga berkisar dari Rp 665.000 hingga Rp 2.550.000 untuk beberapa kategori. Antusiasme penggemar terbukti luar biasa: tiket presale ludes terjual dalam waktu singkat, dan berdasarkan informasi yang beredar, secara keseluruhan tiket konser ini sudah sold out.

Menurut rundown yang beredar, Avenged Sevenfold dijadwalkan mengambil alih panggung JIS mulai pukul 20.00 WIB. Artinya, Isyana Sarasvati dan St Loco akan tampil lebih awal untuk membuka acara. Jadwal ini memberi penonton waktu untuk menikmati dua penampilan pembuka sebelum pertunjukan utama dimulai.

Analisis: Mengapa Pilihan Ini Masuk Akal

Keputusan Avenged Sevenfold memilih Isyana Sarasvati sebagai pembuka konser mereka di Jakarta bisa dilihat sebagai langkah yang cerdas secara artistik dan strategis. Dari sisi artistik, Isyana memiliki kemampuan teknis vokal yang mumpuni, latar belakang klasik yang kuat, dan pengalaman tampil di panggung-panggung besar. Ia pernah menjadi penampil pertama dalam Closing Ceremony Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno di hadapan lebih dari 55.000 penonton, serta terlibat dalam proyek soundtrack Disney untuk film Aladdin versi Indonesia pada 2019. Pengalaman-pengalaman ini menunjukkan bahwa Isyana mampu mengelola panggung berskala besar dengan baik.

Dari sisi strategis, memilih Isyana sebagai pembuka juga memperluas jangkauan audiens. Penggemar Isyana yang mungkin tidak biasa mendengarkan musik metal bisa jadi tertarik hadir, atau setidaknya memberi perhatian lebih pada konser ini. Sebaliknya, penggemar Avenged Sevenfold mendapat kesempatan menyaksikan penampilan musisi Indonesia yang telah diakui secara internasional. Kolaborasi lintas genre semacam ini bukan hal baru di industri musik global, tetapi di Indonesia masih terbilang jarang, terutama untuk konser band metal sekelas Avenged Sevenfold.

Yang Bisa Diharapkan Penonton

Meski belum ada informasi resmi mengenai lagu yang akan dibawakan Isyana, penampilannya di panggung JIS diprediksi akan menjadi momen yang layak dinantikan. Dengan rekam jejak yang mencakup lagu-lagu pop seperti "Tetap Dalam Jiwa" hingga eksplorasi neo-klasikal dan rok progresif di LEXICON dan ISYANA, Isyana memiliki cukup materi untuk menyusun setlist yang menarik. Pertanyaannya, akankah ia membawakan lagu-lagu bernuansa rock yang lebih berat untuk menyesuaikan diri dengan suasana konser metal? Atau justru menampilkan sisi kontras yang menjadi ciri khasnya? Publik tinggal menunggu直到 hari-H.

Sementara itu, bagi para penggemar Avenged Sevenfold, konser di JIS ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan band idola mereka tampil di stadion megah di Jakarta. Dengan tiket yang sudah sold out, atmosfer pertunjukan dipastikan akan sangat meriah. Kombinasi antara pembuka yang dipilih langsung oleh band dan penampilan utama yang dinanti tentu menjadikan Avenged Sevenfold Live in Indonesia sebagai salah satu konser paling berkesan di tahun 2026.

Tags: Isyana Sarasvati, Avenged Sevenfold, St Loco, Konser Jakarta, Jakarta International Stadium, ID MUSIC