Guns N' Roses di Jakarta: Reuni Megah dengan Pembuka 9 Dewa Gitar Indonesia
By SingArena Editorial · · Music News

Raph_PH / Wikimedia Commons (CC BY 2.0)
Konser reuni Guns N' Roses di Jakarta menghadirkan panggung pembuka istimewa dari 9 Dewa Gitar legendaris Indonesia, termasuk Rhoma Irama dan Dewa Budjana. Tiket tribun hampir habis, siap-siap merinding!
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dengan Konsep Pembuka yang Tak Biasa
Jakarta, dunia musik rock Indonesia bersiap menyambut momen bersejarah. Konser reuni Guns N' Roses (GNR) di Jakarta bukanlah sekadar panggung nostalgia biasa. Promotor Rajawali Indonesia telah merancang sebuah pembuka yang sangat istimewa dan kental dengan nuansa Indonesia: penampilan spektakuler dari 9 Dewa Gitar legendaris tanah air.
Founder Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Ramli, mengungkapkan bahwa konsep ini sengaja dibuat untuk menyambut GNR sebagai tamu kehormatan. "Penampilan GNR ini kan istimewa karena mereka reuni. Maka opening act-nya harus lebih istimewa. Penampilan 9 Dewa ini jadi representasi perjalanan musik rock Indonesia. Kita pilih angka 9 karena angka tertinggi," ujarnya. Alih-alih menampilkan satu band pembuka, promotor memilih untuk merayakan sejarah panjang musik rock Indonesia melalui para maestro gitarnya.
Siapa Saja 9 Dewa Gitar Itu?
Deretan nama yang akan unjuk gigi sungguh membuat siapapun merinding. Mereka adalah Ian Antono, Eet Sjahranie, Edi Kemput, Toto Tewel, Pay BIP, Aziz MS Jamrud, Jhon Paul Ivan, Dewa Budjana, dan yang paling mengejutkan, Raja Dangdut Rhoma Irama. Kehadiran Rhoma Irama dalam jajaran gitaris legendaris ini menjadi daya tarik tersendiri. Bang Haji sendiri mengaku kaget saat pertama kali dihubungi Anas. "Saya surprise banget. Tiba-tiba Anas telepon bilang diajak ngumpul sama dewa gitar. Lah, gue kan bukan dewa gitar, gue dewa vokal!" kata Rhoma Irama sambil tertawa. "Tapi karena yang ngundang sahabat, ya saya happy banget bisa kumpul lagi," tambahnya.
Selain para gitaris, panggung special performance ini juga akan didukung oleh musisi keren lainnya. Ada Rere Grass Rock di drum, mendiang Ricardo di keyboard, serta tiga vokalis cadas: Ahmad Albar, Roy Jeconiah, dan Krisyanto Jamrud. Untuk urusan komando musik, Dewa Budjana didaulat sebagai Music Director. Budjana membocorkan bahwa para gitaris akan tampil membawakan lagu masing-masing sebelum akhirnya jamming bareng di satu lagu pamungkas. "Bagannya tetap gak jauh beda sama lagu asli biar penonton nggak asing. Buat saya ini kesempatan langka banget," tutur gitaris Gigi itu.
Antusiasme Rockheads dan Sisa Tiket
Antusiasme para penggemar musik rock Indonesia terbukti luar biasa. Anas membeberkan bahwa seluruh tiket kategori tribun, dari VIP Tribun A sampai B, sudah resmi sold out. Kini hanya tersisa sedikit tiket kategori Festival menjelang hari-H. Pihak manajemen GNR sendiri merespons positif konsep lokal yang unik ini. Konser ini digadang-gadang menjadi bagian dari tur dunia terakhir GNR sebelum mereka masuk studio rekaman lagi. Axl Rose dan Slash dipastikan akan tampil energik membawakan aksi panggung selama 3 jam penuh.
Soal kualitas panggung pembuka, promotor menjamin sound system dan lighting untuk 9 Dewa Gitar akan disetara dengan standar konser dunia milik GNR. "Kamu gak usah khawatir. Promotor menjamin sound system dan lighting buat 9 Dewa Gitar bakal disetara dengan standar konser dunia milik GNR," tegas Anas. Dengan kombinasi energi rock kelas dunia dan maestro musik Indonesia dalam satu panggung, konser ini diprediksi akan menjadi salah satu momen paling berkesan bagi para pencinta musik di tanah air.
Guns N' Roses: Sejarah Singkat dan Reuni
Guns N' Roses adalah kelompok band hard rock legendaris dari Amerika Serikat yang berdiri pada tahun 1984 dan diresmikan pada Maret 1985. Didirikan oleh Axl Rose dan Tracii Guns di Los Angeles, band ini sempat beberapa kali mengalami pergantian personel. Mereka pertama kali dikenal lewat album Appetite for Destruction (1987) dengan hits seperti "Sweet Child O'Mine", "Paradise City", dan "Welcome To The Jungle". Album akustik G N' R Lies menyusul dengan hits manis "Patience".
Puncak kejayaan GNR terjadi pada tahun 1991-1992 saat double album Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II meledak di pasaran. Album ini menghasilkan hits fenomenal seperti "Don't Cry", "November Rain", "Civil War", "Knockin' on Heaven's Door", "You Could Be Mine", dan "Estranged". Formasi legendaris saat itu terdiri dari Axl Rose (lead vocal), Slash (lead guitar), Izzy Stradlin (rhythm guitar), Duff McKagan (bass), Dizzy Reed (keyboard), dan Matt Sorum (drum). Pada 17 September 1991 tengah malam, GNR menjadi band terhebat di dunia dengan kedua album Use Your Illusion berada di peringkat pertama dan kedua album terlaris versi Billboard di Amerika Serikat.
Namun, kebesaran GNR tidak serta merta membuat personelnya solid. Gitaris Izzy Stradlin sempat hengkang, dan band ini melalui berbagai dinamika. Kini, dengan formasi reuni yang dipastikan tampil di Jakarta, para penggemar di Indonesia akan mendapatkan kesempatan langka menyaksikan Axl Rose dan Slash kembali berbagi panggung.
Signifikansi Konser di Jakarta
Konser ini bukan hanya ajang nostalgia bagi penggemar GNR, tetapi juga menjadi bukti bahwa musik rock Indonesia memiliki tempat istimewa di kancah internasional. Kehadiran 9 Dewa Gitar sebagai pembuka menunjukkan pengakuan terhadap perjalanan panjang musik rock tanah air. Para legenda seperti Ian Antono, Eet Sjahranie, dan Dewa Budjana telah lama menjadi pilar musik rock Indonesia, sementara Rhoma Irama meski lebih dikenal sebagai Raja Dangdut juga memiliki jiwa rock yang kuat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan antara generasi musik rock Indonesia dan penggemar GNR yang hadir.
Dengan tiket tribun yang hampir sold out dan sisa tiket festival yang terbatas, para penggemar diimbau untuk segera mengamankan tiketnya. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan pertemuan dua dunia musik yang berbeda namun memiliki semangat yang sama: rock and roll!
Tags: Guns N' Roses, konser Jakarta, 9 Dewa Gitar, reuni, musik rock Indonesia, ID MUSIC