D'MASIV Ganti Promotor Tur Asia: Antara Suara Ambil Alih dari RANS Entertainment
By SingArena Editorial · · Artist Update
D'MASIV resmi memindahkan tongkat estafet promotor Home Run Asia dari RANS Entertainment ke Antara Suara, menyusul gelombang boikot yang menerpa Raffi Ahmad. Sisa tur di Singapura, Malaysia, dan Jakarta kini berada di tangan promotor baru.
Pergantian Promotor di Tengah Badai
Grup band rock alternatif asal Jakarta, D'MASIV, membuat keputusan besar di tengah perjalanan tur Asia mereka bertajuk Home Run Asia. Promotor awal, RANS Entertainment, resmi digantikan oleh Antara Suara untuk sisa rangkaian tur. Kabar ini pertama kali mencuat di media sosial, terutama Instagram dan Threads, sebelum akhirnya dikonfirmasi oleh akun Antara Suara melalui pernyataan yang dikutip Kompas.com.
"Betul semula RANS adalah promotor konser D'MASIV Home Run Asia. Namun mulai dari penyelenggaraan Hong Kong kemarin, Antara Suara udah ambil alih penuh sebagai promotor utama atas aspek penyelenggaraan konser," tulis akun Antara Suara. D'MASIV sendiri turut meluruskan isu ini melalui akun resmi mereka, memastikan bahwa transisi berjalan mulus tanpa mengganggu jadwal tur.
Keputusan ini tidak bisa dilepaskan dari gelombang boikot yang menerpa Raffi Ahmad dan RANS Entertainment. Publik Indonesia ramai-ramai menyuarakan penolakan setelah Raffi menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026, yang menuai sorotan tajam karena dugaan adanya mahasiswa bayaran untuk tampil. Meski Raffi telah memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas kelalaiannya, gelombang boikot tetap berjalan—ditandai dengan penurunan jumlah followers serta sepinya acara RANS Carnival di Sleman, di mana sejumlah penampil dan tenant UMKM memutuskan mundur secara sepihak.
Bagi D'MASIV, pergantian promotor ini adalah langkah pragmatis untuk menjaga keberlangsungan tur sekaligus merespons aspirasi penggemar. Antara Suara bahkan telah membuka penjualan tiket untuk penutupan Home Run Asia di Jakarta yang dijadwalkan pada 5 Desember 2026. Sebelum itu, band pelantun "Cinta Ini Membunuhku" ini akan menyambangi Singapura pada 9 November 2026 dan Malaysia pada 20 November 2026.
Latar Belakang D'MASIV dan Perjalanan Tur
D'MASIV bukan nama baru di skena musik Indonesia. Dibentuk pada 3 Maret 2003, band ini awalnya bernama Massive—diambil dari kata dalam bahasa Inggris "massive" sebagai harapan agar bisa meraih hasil maksimal di kancah nasional. Formasi mereka saat ini terdiri dari Rian Ekky Pradipta (vokal), Nurul Damar Ramadan (gitar), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass), dan Wahyu Piadji (drum).
Perjalanan mereka tidak selalu mulus. Album debut berjudul "Menuju Nirwana" yang dirilis pada 2006 di bawah label indie Malta Music Indonesia kurang mendapat sambutan pasar. Titik balik terjadi pada 2007 ketika mereka memenangkan kompetisi A Mild Live Wanted dengan single "Tak Bisa Hidup Tanpamu", mengalahkan kontestan lain seperti Geisha, North, dan Riveira. Setelah berganti nama menjadi D'MASIV, mereka merilis album "Perubahan" pada 2008 lewat label Musica, dengan lagu andalan "Cinta Ini Membunuhku" yang melambungkan nama mereka.
Sejak itu, D'MASIV konsisten merilis materi. Mini album "Special Edition" (2009) yang memuat "Mohon Ampun Aku" dan "Jangan Menyerah" sukses mendobrak rekor penjualan digital dengan sekitar 7,5 juta unduhan. Album kedua "Perjalanan" (2010) menghadirkan hits seperti "Rindu Setengah Mati"—hasil kolaborasi dengan Kevin Aprilio yang juga menjadi soundtrack sinetron Kejora Dan Bintang—serta "Sudahi Perih Ini", "Apa Salahku", "Semakin", dan "Jangan Pergi". Album ketiga "Persiapan" menyusul pada 2012 dengan 12 lagu. Nama Massiver pun menjadi wadah resmi bagi para penggemar sejak akhir 2008.
Tur Home Run Asia sendiri merupakan langkah ekspansi D'MASIV ke pasar regional. Setelah menyambangi Taiwan dan Hong Kong, sisa tur akan dilanjutkan ke Singapura, Malaysia, dan ditutup di Jakarta. Perpindahan promotor di tengah jalan tentu bukan hal ideal dalam industri konser, tetapi keputusan Antara Suara untuk mengambil alih penuh aspek penyelenggaraan menunjukkan komitmen agar tur tetap berjalan sesuai rencana.
Dampak bagi Skena Musik dan Penggemar
Kasus ini menjadi cermin bagaimana tekanan publik di media sosial dapat memengaruhi keputusan bisnis di industri musik. Boikot terhadap RANS Entertainment bukan sekadar riak kecil—ia berimbas pada operasional tur band sekelas D'MASIV. Di satu sisi, langkah cepat D'MASIV dan Antara Suara untuk transparan di media sosial patut diapresiasi; mereka tidak membiarkan spekulasi liar berkembang. Di sisi lain, situasi ini memperlihatkan bahwa promotor kini dituntut tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga menjaga reputasi di mata publik.
Bagi para Massiver—sebutan untuk penggemar D'MASIV—pergantian ini membawa kabar baik: tur tetap berlanjut dan tiket untuk penutupan di Jakarta sudah dijual. Antara Suara, yang kini memegang kendali penuh, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kualitas konser tidak menurun. Pengalaman mereka menangani penyelenggaraan Hong Kong menjadi modal awal yang bisa diandalkan.
Apa yang Bisa Diharapkan dari Sisa Tur
Dengan formasi yang solid dan katalog lagu yang kaya—dari era "Perubahan" hingga "Persiapan"—D'MASIV memiliki amunisi cukup untuk menyajikan setlist memikat di Singapura, Malaysia, dan Jakarta. Lagu-lagu seperti "Cinta Ini Membunuhku", "Jangan Menyerah", dan "Rindu Setengah Mati" nyaris pasti masuk daftar, mengingat statusnya sebagai hits yang melekat di ingatan publik. Tur Asia ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa D'MASIV mampu bersaing di panggung regional, sejalan dengan visi "massive" yang menjadi asal nama mereka.
Meski badai boikot sempat menerpa, langkah D'MASIV mengganti promotor justru bisa dibaca sebagai bentuk profesionalisme: fokus pada kelancaran tur dan kepuasan penggemar. Kini tinggal bagaimana Antara Suara mengeksekusi sisa jadwal, dan bagaimana D'MASIV memastikan bahwa musik tetap menjadi bintang utama di atas segala dinamika industri.
Tags: D'MASIV, Home Run Asia, Antara Suara, RANS Entertainment, Tur Asia, Musik Indonesia, ID MUSIC